Palopo, 22 November 2013, Dange
adalah makanan tradisional masyarakat Bugis yang merupakan santapan
sehari-hari masyarakat Palopo, Luwu dan sekitarnya. Dange selalu
disediakan dalam acara-acara keluarga seperti ramah tamah, perkawinan
dan sebagainya. Dange terbuat dari sagu,
menggunakan cetakan dari tanha liat berbentuk kotak-kotak dan diletakkan
di atas tungku panas yang bahan bakarnya berasal dari kayu bakar.
Setelah beberapa lama dipanggang maka akan terlihat berwarna abu-abu dan
butiran-butiran sagunya saling melekat, tanda dange sudah matang dan
siap disantap. Dange yang berasal dari sagu tersebut sangat kaya akan
karbohidrat. Sagu merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia yang
berada di Sulawesi dan daerah-daerah Indonesia
timur lainnya seperti Papua. Sagu makanan yang mengandung karbohidrat
dengan kadar gula sangat rendah dibanding nasi. Oleh karena itu sagu
seringkali dikonsumsi oleh penderita diabetes sebagai pengganti nasi
yang memiliki kadar gula sangat tinggi. Dange sangat nikmat bila dimakan
bersama Lawa’ dan Pecco’.
Featured Posts
Jumat, 22 November 2013
Langganan:
Komentar (Atom)